Polres Jombang Kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Gelar Gerakan Pangan Murah
15 Maret 2024 14:09

Jombang – Harga kebutuhan bahan sembako di pasar tradisional yang ada di kabupaten Jombang Jawa Timur, masih terbilang mahal. Hal ini mendorong pemerintah kabupaten Jombang untuk mengambil langkah bijak. Salah satunya, dengan gerakan pangan murah yang diselenggarakan oleh pemerintah kabupaten Jombang di halaman Polres Jombang. Jumat, (15/3/2024).
Ratusan orang berjajar rapi sambal menungggu giliran antrian beli bahan sembako dengan harga murah. Nampak ditengah-tengah pembeli diantaranya Pj. Bupati Jombang Sugiat, S.Sos., M.Psi. T., Dandim Jombang Letkol. Kav. Devid Eko Junanto, S. IP serta Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi, S.H., S.I.K., M.Si. Dinas ketahanan pangan dan perikanan, dinas pertanian serta jajaran pejabat Polres Jombang juga hadir dalam acara tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Pj, Bupati Jombang mengatakan bahwa gerakan pangan murah yang ada di Polres Jombang ini bertujuan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.
"Ini dalam rangka untuk pengendalian, inflasi," Ujarnya.

Ia menegaskan harga kebutuhan pokok, setiap menjelang ramadhan dan lebaran itu pasti harganya selalu cenderung naik.
"Karena itu kita mengadakan intervensi, salah satunya dengan gerakan pangan murah, atau operasi pasar," tuturnya
Ia merinci, dalam gerakan pangan murah yang digelar di Polres Jombang pada hari ini, pemerintah menyediakan stok 4 ton beras, kemasan 5 kilogram dengan harga jual Rp51.000 tiap 5 kilogramnya.
Selanjutnya, menyediakan 50 kilogram telor, yang dijual dengan harga Rp28.000, per kilogramnya. Selain itu ada minyak goreng yang disediakan stok 90 liter, dengan harga jual Rp33.000, per liternya. Dan menyediakan 100 kilogram gula, yang dijual dengan harga Rp16.000, per kilogramnya.
"Kebutuhan pokok yang kita jual, beras, kemudian gula, minyak goreng, telor dan ada juga frozen food, ini dijual hari ini dengan harapan dapat membantu masyarakat," Kata Sugiat.
Ia menegaskan bahwa harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah ini harganya jauh di bawah harga pasar.
"Yang jelas ini kebutuhan pokok yang kita jual dibawah harga pasar. Seperti beras medium SPHP dengan harga Rp10.200, ini dari Bulog," Ujarnya.
Berita Populer
- Brantas Acarita tahun 2023 di Kabupaten Jombang Berlangsung Meriah.
- Apel Akbar Sabuk Kamtibmas
- Unipdu Jombang Serukan Pemilu Damai dan Tolak Politik Praktis
- Wujud Sinergi Menjaga Keamanan dan Ketertiban, Polres Jombang Gelar Apel Ojol Kamtibmas
- PNIB dan PN Lingpasraga Bagikan Takjil Nanas dan Kelapa Muda Di Jombang, Sampaikan Pesan Persatuan Indonesia diatas segalanya serta Dukungan Polri di Bawah Presiden
- Terungkap! Mayat di Aliran Sungai Megaluh Jombang Berawal dari Cemburu dan Miras