Cegah Keributan antar Warga, Polres Jombang Gelar Mediasi
02 September 2024 22:03

Jombang - Keributan yang terjadi pada saat acara karnaval yang diadakan di kecamatan Tembelang hari Minggu kemarin (1/9/2024) mendapatkan penanganan serius dari Kepolisian Resor Jombang. Bagaimana tidak, acara karnaval yang sejatinya digelar dalam memperingati hari kemerdekaan Bangsa Indonesia itu tercoreng karena adanya tawuran yang terjadi antara warga dan peserta karnaval.
Tidak ingin berlarut-larut, hari ini Polres Jombang menggelar mediasi di ruang Jombang Command Center (JCC) Polres Jombang Polres untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi antara warga desa Rejosopinggir kecamatan Tembelang, Senin (2/9/2024).
Acara itu sendiri dihadiri sekitar 15 orang. Nampak hadir Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan, S.H., M.H, Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra, S.T.K., S.I.K, dan Kapolsek Tembelang Iptu Fadilah, S.H. Di pihak lain turut hadir Kepala Desa Rejosopinggir Yoyok Supriyanto, S.H beserta perangkat desa hingga perwakilan tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Jombang Kompol H. Hari Kurniawan, S.H., M.H menyampaikan adanya keributan yang terjadi di desa Rejosopinggir kecamatan Tembelang melibatkan antara warga sekitar dengan peserta karnaval.
"Kami memperoleh informasi bahwa keributan tersebut karena ada unsur balas dendam", Ungkap Kompol Hari.
Selain itu, pihaknya berharap kedepannya ada solusi dan perselisihan yang terjadi dapat terselesaikan sehingga warga tidak merasa resah.
"Kepada Kepala Desa yang nantinya dibantu dengan Bhabinkamtibmas beserta Babinsa untuk mencari akar permasalahannya", Tutur Wakapolres Jombang.
Selain itu, perwira berpangkat melati satu di pundak ini menegaskan akan menjalankan proses hukum apabila terdapat indikasi pelaku kejadian keributan tersebut.
"Untuk korban dilakukan Visum, dan apabila nanti ada indikasi pelaku maka akan ditangkap dan diproses hukum", Tegasnya.
Hal senada, diungkapkan oleh Yoyok Supriyanto, ia berharap kedepannya untuk desa Rejosopinggir bisa damai dan rukun.
"Semoga kedepan desa kami bisa damai serta rukun karena itu bisa membawa nama baik desa kami", Kata Yoyok.
Pihaknya juga telah berupaya untuk menyatukan masyarakat dengan melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.
“Kami mengadakan posyandu di tiap-tiap dusun, harapannya bisa terjalin hubungan yang harmonis antara generasi muda hingga dewasa”, Pungkasnya.
Berita Populer
- Brantas Acarita tahun 2023 di Kabupaten Jombang Berlangsung Meriah.
- Apel Akbar Sabuk Kamtibmas
- Unipdu Jombang Serukan Pemilu Damai dan Tolak Politik Praktis
- Wujud Sinergi Menjaga Keamanan dan Ketertiban, Polres Jombang Gelar Apel Ojol Kamtibmas
- PNIB dan PN Lingpasraga Bagikan Takjil Nanas dan Kelapa Muda Di Jombang, Sampaikan Pesan Persatuan Indonesia diatas segalanya serta Dukungan Polri di Bawah Presiden
- Terungkap! Mayat di Aliran Sungai Megaluh Jombang Berawal dari Cemburu dan Miras