Cegah Bencana Alam, Polres Jombang Gandeng Relawan
20 September 2023 20:13

Jombang - Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah karena terletak pada daerah tropis dan memiliki dua musim yakni hujan dan kemarau. Begitu pula dengan Kabupaten Jombang, wilayah tersebut memiliki luas 115.950 Ha dan terletak pada ketinggian 500 meter dari permukaan laut mempunyai curah hujan relatif rendah yakni berkisar antara 1750 – 2500 mm pertahun.
Kabupaten Jombang juga memiliki Sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan diantaranya hutan kayu jati yang berada di Wonosalam dan Kabuh, pegunungan di Wonosalam yang dijadikan wahana wisata serta sungai kecil bahkan yang besar seperti sungai brantas yang bermanfaat sebagai saluran irigasi bagi pertanian.
Seiring dengan itu, apabila tidak dilakukan pengelolaan dan pencegahan terhadap sumber daya alam tersebut juga dapat menimbulkan bencana alam seperti kebakaran hutan, tanah longsor dan banjir.
Dalam rangka pencegahan dan penanganan bencana alam di wilayah Kabupaten Jombang, kali ini Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi, S.H., S.I.K., M.Si. menggelar audiensi dengan relawan bencana alam daerah. Rabu, (20/9).
Kegiatan yang diselenggarakan di gedung Graha Bhakti Bhayangkara itu dihadiri oleh puluhan orang terdiri dari perwakilan instansi seperti KPH Perhutani, BPBD dan Dinsos Kabupaten Jombang.
Disamping itu, tampak juga relawan dari Tagana, Senkom dan Semar hingga Rapi yang senantiasa membantu dalam kegiatan tanggap bencana.
Pada kesempatan pertama, Kapolres Jombang menyampaikan apresiasi atas kehadiran tamu undangan dan berharap dengan terselenggaranya acara bisa bermanfaat bagi masyarakat Jombang khususnya dalam menangani bencana alam.
"Setiap Bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Jombang harus kita tangani bersama." Tegas AKBP Eko Bagus.
Selain itu, pihaknya juga menghimbau untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan yang sering terjadi di Kabuh, Wonosalam dan Ngusikan.
Tidak hanya itu, perwira berpangkat melati dua ini juga bersedia menjadi mediator apabila terdapat kendala baik teknis maupun non teknis antara pemerintah dengan audiens sehingga penanganan bencana alam dapat terlaksana dengan maksimal.
Senada, Adm KPH Perhutani Jombang Kelik Djatmiko mengatakan, di wilayah Jombang sering terjadi kebakaran hutan pohon jati dan tanaman tebu. Dalam penanganan pihaknya telah mengambil langkah sesuai prosedur namun tidak bisa optimal karena keterbatasan anggaran.
"Kebakaran hutan oleh faktor alam itu sangat kecil kemungkinannya. Namun, lebih sering sebabkan kesengajaan yang dilakukan oleh manusia atau oknum yang tidak bertanggung jawab terutama putung rokok." Tuturnya.
Koordinasi antara stake holder, pencegahan mulai dari dini hingga pengambilan langkah yang tepat dalam menghadapi bencana alam dibutuhkan guna menjaga kondusifitas kabupaten Jombang.
Berita Populer
- Brantas Acarita tahun 2023 di Kabupaten Jombang Berlangsung Meriah.
- Apel Akbar Sabuk Kamtibmas
- Unipdu Jombang Serukan Pemilu Damai dan Tolak Politik Praktis
- Wujud Sinergi Menjaga Keamanan dan Ketertiban, Polres Jombang Gelar Apel Ojol Kamtibmas
- PNIB dan PN Lingpasraga Bagikan Takjil Nanas dan Kelapa Muda Di Jombang, Sampaikan Pesan Persatuan Indonesia diatas segalanya serta Dukungan Polri di Bawah Presiden
- Terungkap! Mayat di Aliran Sungai Megaluh Jombang Berawal dari Cemburu dan Miras